Saat Liburan Akhir Tahun Dan Tahun Baru, Berikut Tips Aman Berkendara Di Jalan Tol.

JAKARTA – Menjelang hari raya, sebagian orang tergiur untuk kembali ke kampung halaman atau berwisata ke tempat baru.

Semakin banyak infrastruktur yang dibangun, seperti jalan raya melalui Jawa, perjalanan dengan mobil menjadi pilihan.

Bagi Tribunners yang bepergian dengan mobil, khususnya melalui jalan tol, sebaiknya perhatikan lima hal berikut ini:

1. Jaga jarak

Hal terpenting yang harus diperhatikan pengemudi saat berkendara adalah menjaga jarak dengan kendaraan di depannya.

Noor Emanasih Tara, Head of Auto2000 Aftersales Business, mengatakan di jalan tol pengendara harus memperhatikan jarak dengan mobil di depannya.

Bukan tanpa alasan, kata Tara, jarak aman berguna untuk mengantisipasi manuver pengereman keras di masa depan.

2. Mengemudi di Kanan

Di jalanan ramai jelang libur Natal dan Tahun Baru, Anda perlu lebih fokus berkendara di jalan tol.

Yang sering diabaikan adalah ajakan untuk melintas di jalur kanan. Peringatan terpampang jelas di beberapa ruas jalan tol, namun harus sangat jelas terbaca.

Jika Anda sangat ingin lewat di sebelah kiri, kemungkinan besar mobil yang Anda lewati tidak tahu di mana letaknya.

Kendaraan besar terutama truk dan bus harus melintas di sebelah kanan.

3. Jangan mengemudi dengan agresif

Berkendara agresif di jalan tol merugikan pengemudi dan penumpang, kendaraan itu sendiri, dan pengguna jalan lainnya.

Mengemudi agresif membuat kecelakaan lebih mungkin terjadi. Jika tujuan mengemudi agresif adalah untuk mencapai tujuan lebih cepat, sebaiknya mulai lebih awal.

4. Istirahat

Berkendara dengan mata ngantuk atau badan lelah tidak pernah dibenarkan. Solusi satu-satunya adalah berhenti sejenak atau istirahat.

5. Jangan menanggung beban berlebihan.

Pastikan Anda tidak membawa terlalu banyak penumpang atau kargo. Hal ini berkaitan erat dengan keselamatan.

Baca Juga  IBF Net Meluncurkan Metaverse Dengan Prinsip Canon Di Balitteknologikaret

“Semakin tinggi beban maka jarak pengereman semakin jauh,” kata Tara. Ini sangat berbahaya. Selain itu, jika beban yang diberikan berlebihan, mesin akan bekerja lebih keras, dan pada akhirnya konsumsi bahan bakar akan lebih boros dibandingkan dengan beban normal.